Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Seririt Capai 49 Persen,Kodim 1609/Buleleng Percepat Tahapan Pengecoran

SERIRIT, (20/05/2026) — Pelaksanaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 1609/Buleleng terus menunjukkan progres yang positif sesuai tahapan pekerjaan yang telah direncanakan. Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng tersebut menjadi sarana strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan pedesaan. Hingga saat ini, pelaksanaan kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali dengan dukungan personel TNI AD di lapangan. Pada sektor pekerjaan fisik, sejumlah tahapan utama telah mengalami perkembangan signifikan. Pemasangan batu gunung lantai dasar pylon beserta pengecoran telah mencapai 100 persen, sementara pemasangan bowplank penggalian pondasi tapak tepi dekat dan tepi jauh juga telah selesai 100 persen. Selain itu, pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi dekat telah mencapai 95 persen, sedangkan pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh mencapai 89 persen. Proses pengecoran pondasi tiang pylon dan bandul tepi dekat saat ini berada pada progres 45 persen dan tepi jauh mencapai 40 persen. Di sisi lain, pengerjaan penggalian lubang anchor bentangan bawah terus dilaksanakan dan saat ini telah mencapai progres 57 persen. Pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul juga terus berjalan dengan capaian 45 persen. Beberapa item pekerjaan lainnya seperti mapping lokasi pemasangan anchor, pembuatan garpu dan anchor, serta pemasangan plang anjuran dan plang identitas jembatan berikut pengecatan masih berada pada tahap persiapan awal dan akan dilaksanakan pada tahapan pekerjaan berikutnya. Kegiatan dropping dan pelangsiran material juga terus dilakukan guna mendukung percepatan pembangunan. Pada tepi dekat, progres dropping material telah mencapai 35 persen yang meliputi pengiriman pasir sebanyak 6 truk, batu gunung 4 truk, sirtu 6 truk, papan cor 19 lembar, semen 250 sak, dan besi 60 batang. Sementara itu, dropping material di tepi jauh mencapai 30 persen dan terus dilaksanakan secara bertahap sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan. Adapun panjang bentangan sungai tercatat sepanjang 50 meter dengan panjang bentangan jembatan mencapai 60 meter. Secara keseluruhan, progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda hingga Selasa, 19 Mei 2026 mencapai 49 persen. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari 31 personel Koramil dan 2 personel Zibang, sedangkan keterlibatan Tim VRI dan masyarakat untuk sementara nihil. Untuk tahapan pekerjaan selanjutnya direncanakan pelaksanaan pengecoran blok angkur serta pengecoran tiang pylon. Kodim 1609/Buleleng berharap pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mendukung akses transportasi dan pertumbuhan ekonomi wilayah.